Lesbumi Lamongan menghadirkan Pameran Komite Hijaz dalam rangkaian kegiatan Menyongsong Satu Abad Masehi NU. Pameran ini menjadi ruang pembelajaran untuk mendekatkan masyarakat kepada sejarah perjuangan ulama dan dasar pengabdian Nahdlatul Ulama.
Komite Hijaz memiliki kedudukan penting dalam perjalanan awal NU. Artikel rujukan detikNews menjelaskan bahwa keinginan ulama pesantren mengirim delegasi ke Makkah untuk mengikuti Kongres Dunia Islam pada 1926 mendorong kebutuhan akan organisasi resmi sebagai pengirim dan dasar legalitas utusan. Jejak ini memperlihatkan perhatian ulama Nusantara terhadap persoalan dunia Islam sejak masa awal pembentukan jam’iyyah.
Bagi Lesbumi Lamongan, pengenalan sejarah Komite Hijaz diarahkan untuk memperkuat hubungan generasi sekarang dengan para muassis atau pendiri NU. Foto dan dokumen sejarah menjadi sarana memahami perjuangan, menghargai pengabdian ulama, serta menemukan inspirasi bagi khidmah pada masa mendatang.
Pameran ini membawa tiga tujuan utama:
- Menguatkan pengetahuan sejarah tentang akar gerakan Nahdlatul Ulama.
- Menumbuhkan penghargaan kepada para pendiri atas pengabdian mereka bagi agama, bangsa, dan dunia.
- Mendorong pembelajaran lintas generasi, agar warisan perjuangan dapat menjadi bekal pengembangan khidmah.
Melalui pameran Komite Hijaz, Lesbumi Lamongan berupaya menjadikan sejarah sebagai sumber pengetahuan yang dekat dengan masyarakat. Cita-citanya adalah tumbuhnya generasi yang memahami akar organisasinya dan mampu meneruskan pengabdian dengan kesadaran serta tanggung jawab.